[KAMASTU] Abah Lilik Riza: Mengobati Luka Hati

0
291

PEMUDAMUHDIY.or.id– KAMASTU edisi Jum’at 13 Maret 2020 sesak dipadati peserta. Kali ini panitia mengangkat tema Mencoba Mengobati Luka Hati dengan menghadirkan Abah Lilik Riza sebagai pemateri. Sebelum tahun 2010, Abah Lilik Riza yang memiliki nama asli Fadli Riza sudah sering mengisi pengajian remaja dan mahasiswa.

“Saya dulu sering mengisi pengajian remaja dan mahasiswa namun sekarang saya fokus pada program jejak jiwa untuk melayani konsultasi dan curhat. Kita belajar dengan keadaan orang-orang sebelumnya.”, terang Abah Lilik menceritakan perihal Omah Jejak Jiwa-nya.

Peserta tampak antusias dan fokus mendengar penjelasan dari Abah Lilik. Dalam kajiannya Abah Lilik mengajak peserta untuk mengetahui kondisi diri dan masalahnya. Karena menurut pengalamannya banyak kliennya yang salah dalam mempersepsikan masalah sejak awal.

“Masalah itu wajar gak si? wajar. Nah, yang tidak wajar itu ketika ada orang yang tak mau ada masalah. Mereka tidak mempersiapkan diri untuk untuk menerima dan siap menghadapi masalah. Bukankah kita diuji sesuai dengan kemampuan kita.”, jelasnya pada jamaah Kamastu.

“Masalah itu hadir ketika idealis dan realitas itu tidak sesuai. Mungkin kita juga terlalu idealis, nah cenderung tidak sesuai dengan Islam, mungkin juga terlalu realistis gak punya idealitas dan yang terakhir kurang merealisasikan idealitas karena terlalu malas. Hal-hal seperti itu yang membuat kita punya masalah.”, lanjutnya.

Setelah ada masalah, biasanya kita akan curhat kepada teman atau orang-orang yang kita kenal. Namun yang menjadi permasalahannya kita sering salah dalam memilih teman curhat. Karena biasanya kita sering memilih teman curhat yang seide dengan kita padahal itu salah.

“Kalau teman curhat kita seide pasti solusinya baik, lemah lembut dan cenderung tidak menyelesaikan masalah. Seharusnya kita itu curhat kepada orang memiliki karakter berbeda dengan atau minimal memiliki permasalahan yang berbeda dengan kita. Karakter kedua, dia akan memberi solusi yang bagus karena melihat kita secara berbeda.” Jelas pria yang juga owner Mulia Parenting Jogja ini.

Diakhir penyampaiannya Abah Lilik menjelaskan beberapa tipe orang-orang yang ingin menyelesaikan masalah. Pertama, Biasanya dia hanya minta do’a agar permasalahannya cepat selesai. Kedua, ingin mencari langkah awal untuk menyelesaikannya. Ketiga, Orang yang ingin masalahnya selesai, dia tidak mau tahu bagaimanapun caranya yang penting selesai. Keempat, adalah orang yang bingung, mengapa masalah tersebut terjadi dalam dirinya.

Selengkapnya, KAMASTU edisi ini dapat ditonton di Channel Official KAJIANMU.

Editor  : M. Zulfi Ifani

Penulis : Ang Rijal Anas

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here